Trik
Jitu Amankan File-File Penting Dari
VIRUS tanpa
anti virus
Moch.David
Fachrudy
Artikel
ini merupakan lanjutan dari artikel yang saya tulis dan saya upload di
website
ini juga beberapa minggu lalu yang berjudul:
”Mengamankan
Komputer dengan Meminimalisir Serangan VIRUS tanpa
Anti Virus”.
Saya
kembali menemukan sedikit ide yang mungkin bermanfaat bagi semua orang yang
sering
dihantui rasa takut akan kehilangan data-data penting gara-gara diserang
virus-virus
jahat yang sangat tidak bertanggung jawab.
Akhir-akhir
ini saya semakin banyak mendengar dan menemui kasus-kasus
penyerangan
virus yang dalam penyebarannya disertai menghapus ataupun merusak
data
dengan ekstensi-ekstensi tertentu, yang kebanyakan penyerangan ditujukan pada
data-data
Document (*.doc, *.xls, *.ppt, *.txt dan lnsbgygtl) terutama pada file yang
berekstensi
*.doc. Hal ini membuat banyak orang sangat takut hingga mereka
merajinkan
diri membackup data berkala secara manual, hingga menginstal software
antivirus
maupun software-software perlindungan lain yang kadang kurang efektif dan
sangat
merepotkan diri sendiri. Maka dari itulah saya menulis artikel lanjutan ini
yang
Lisensi
Dokumen:
Copyright
© 2003-2007 IlmuKomputer.Com
Seluruh
dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan
disebarkan
secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat
tidak
menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang
disertakan
dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang,
kecuali
mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
Komunitas
eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright
© 2003-2007 IlmuKomputer.Com
2
Inti
dari Artikel ini sebenarnya sangat sederhana yaitu merename semua ekstensi
file-file
penting sekaligus dalam sebuah Drive dengan sekali click. Disini saya
menggunakan
bantuan script VBS untuk penerapannya.
*sekedar
info: dulu sih biasanya saya menggunakan script ini untuk merename
file-file video dari VCD
yang
berekstensi *.DAT menjadi *.MPG agar bisa tertampil (Thumbnail) ditampilan
Explorer.
Virus
menyerang beberapa jenis file di dasarkan pada file exstensinya, dan
dikarenakan
kebanyakan virus menyerang file *.doc, maka dalam contoh dibawah ini
saya
akan menerapkannya pada file ini, yaitu merubah ekstensi *.doc menjadi
*.MSWord.
(anda juga boleh menentukan hasil rename-nya sendiri selain *.MSWord
)
Ikuti
langkah-langkah berikut:
1.
Buka RUN ketik notepad.exe lalu enter
2.
Setelah aplikasi notepad muncul ketikkan atau copy > paste script di bawah
ini :
Dim
Drive, Root, fname
Drive
= "D" 'drive yg akan diproses
Set
Root = CreateObject("Scripting.FileSystemObject"). _
GetDrive(Drive).RootFolder
Set
fname = New RegExp
With
fname
.Pattern
= "\.doc$" 'ekstensi file yang akan direname
.IgnoreCase
= True
.Global
= False
.Multiline
= False
End
With
Call
Rename(Root, fname)
Sub
Rename(Folder, RegExp)
Dim
SubFolder, File
For
Each File in Folder.Files
If
RegExp.Test(File.Name) Then
File.Name
= RegExp.Replace(File.Name, ".MSWord") 'hasil renamenya
End
If
Next
For
Each SubFolder In Folder.SubFolders
Call
Rename(SubFolder, RegExp)
Next
End
Sub
3. SaveAs
di folder mana-saja dengan filename: XTRenamer.vbs , click pada
kolom
“Save
as type” dan ganti “Text Document (*.txt)” menjadi “All Files” lalu click
tombol
“Save”
Komunitas
eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright
© 2003-2007 IlmuKomputer.Com
3
4.
Eksekusi file XTRenamer.vbs yang telah anda buat tadi untuk mengubah
semua
file
yang ber-ekstensi *.doc menjadi *.MSWord di Drive D:\
*Jika
terjadi error pada script tapi anda yakin nggak salah ketik, perhatikan
dan
pahami script anda terutama pada: HIGHLIGHT (Drive target, dan jenis
ekstensinya
cocok/ada nggak di komputer situ, atau cek file-file anda ada
perubahan
nggak?
anda
juga bisa menentukan sendiri jenis ekstensi file apa, dan akan direname
manjadi
apa nanti ekstensinya. Untuk memahami script perhatikan
HIGHLIGHT
dan 'keterangannya.
5.
Tunggu beberapa saat hingga proses perenamannya selesai. Lama proses
ditentukan
oleh kecepatan komputer dan banyaknya file. Biasanya pada
komputer
rumahanmurahan nggak akan memakan waktu lebih dari 10 detik.
Untuk
lebih pastinya buka Task manager (ctrl+alt+del) > tab “Processes”
Apabila
dalam daftar
“Image-Name”
masih
terdapat
“wscript.exe”
berarti
prosesnya masih
belum
selesai.
Setelah
proses pe-renamannya selesai maka kita harus meng-assosiasikan ekstensi file
baru
tersebut agar bisa di buka di aplikasi yang dikehendaki, agar bisa dibuka
dengan
mudah.
Caranya
adalah:
1.
Masuk Control Panel > Folder Options > Files Type
2.
Cari dan click tombol “New” lalu pada kolom “File Extension:” ketik “msword”
(apabila
anda melakukan modifikasi pada scriptnya dan mengubah string
“MSWord”
dengan yang lain, sesuaikanlah).
Komunitas
eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright
© 2003-2007 IlmuKomputer.Com
4
3.
Klik tombol “<<Advanced”, akan muncul kolom “Associated File Type:”. Klik
kolom
tersebut, akan muncul daftar listing yang sangat banyak dan cari tulisan
“Microsoft
Office Word Document”. Biar lebih cepat mencarinya ketik “mi”
dengan
cepat di daftar listing tersebut.
4.
Lalu click “OK”
5.
Selesai, mudahkan?...
6.
(Optional) ganti gambar icon defaultnya agar tidak mudah tertipu dengan file
virus
yang sering ber-icon menyerupai File Word. Caranya? Baca artikelku
sebelumnya.
Apabila
anda ingin mengubah juga ekstensi-ekstensi data penting anda lainnya
yang
dimungkinkan dapat terserang virus seperti *.xls, *.ppt, *.txt dan lain-lain,
maka
lakukan
modifikasi pada scriptnya ( syntax code yang perlu dimodifikasi sudah saya
beri
HIGHLIGHT beserta 'keterangannya ). Dan jangan lupa untuk
mengasosiasikannya
lagi
dengan program penampil defaultnya./ pemrosesnya seperti cara diatas.
Efek
Sampingnya!( nah ini dia yang sering dipertanyakan )
a.
Script VBS ini hanya akan merename ekstensi filenya saja bukan filenamenya,
jadi
misalnya apabila anda mempunyai file yang bernama Data.doc maka akan
dirubah
menjadi Data.MSWord. jadi jangan kuatir, nama aslinya nggak akan
berubah.
b.
Jika data yang akan anda rubah ekstensinya bersifat shared document atau data
yang
anda buat untuk disebarkan luaskan di internet/jaringan lokal maupun ke
komputer
lain maka akan sedikit merepotkan orang yang akan membukanya,
sebab
di komputer mereka ekstensi tersebut belum diasosiasikan dengan
Komunitas
eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright
© 2003-2007 IlmuKomputer.Com
5
program
penampilnya. Jadi jika ingin dapat membuka file ini di komputer lain
lebih
baik rename kembali ekstensinya ke *.doc atau dapat dibuka dengan cara:
Klik-kanan
> Properti > Change… lalu cari “Microsoft Office Word” (Aplikasi
Microsoft
Word) di kolom “programs” lalu klik Ok > Apply > Ok
-baru buka.
c. Penerapan
Script VBS ini pada Drive C:\ “dimungkinkan”-(kemungkinannya
sangatlah
kecil sekali) dapat mengganggu kinerja aplikasi yang menyertakan file
*.doc
pada prosesnya. Maka dari itu saya sarankan untuk memindahkan file-file
penting
anda dari drive C:\ ke drive lainnya sehingga drive C:\ tidak perlu
di-proses
menggunakan Script VBS ini.
d.
Nggak macam-macamkan?...
Pesan
untuk para VMI (Virus Maker Indonesia):
Mbas-mbas
or Mbak-mbak and mungkin juga Mbah-mbah VMI!!! Klo mbuat
virus
itu la mbok ya yang sportif gitu (emang sepak-mbola?). Maksudnya mbok ya
jangan
yang terlalu mberugikan orang lain, seperlunya aja, klo bisa yang me-Mbangun
(lo
virus kok membangun). Coba mbayangin jika perusahaan sate laler saya di kampung
komputer
servernya kena virus! mBisa rugi+mbangkrut kita. (apa hubungannya…) La
mbuh
lah!!!, pokoknya klo pas waktu mbuat virus tu inget-inget-lah sama yg di”ATAS”
(bukan
genteng mBego’!) *Maaf apabila kebanyakan make Mb…
Komunitas
eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright
© 2003-2007 IlmuKomputer.Com
6
Update-an
sedikit untuk artikel saya sebelumya yang berjudul :
”Mengamankan
Komputer dengan Meminimalisir Serangan VIRUS tanpa
Anti
Virus”
Di
artikel tersebut saya lupa mengasih peringatan bahwa apabila mengganti icon
File
Folders
melalui folder option > file type bisa menyebabkan berubahnya fungsi Action
pada
file folder saat di click dua kali atau di Enter pada windows Explorer. Jadi
bagi
yang
mengalaminya dan nggak bisa mengatasinya terapkan aja langkah-langkah
dibawah
ini:
1.
Buka RUN ketik regedit untuk membuka registri editor:
2.
Masuk ke My Computer/HKEY_CLASSES_ROOT/Directory/shell
3.
Dilayar kanan terdapat:
(Default)
REG_SZ ???
4.
Pada data : ??? isinya bisa macam-macam, pada kebanyakan kasus kayaknya isinya
berubah
menjadi find
5.
Klik 2 kali (default) ganti ??? / find dengan
none atau explore juga bisa.
Atau
bisa juga dengan cara ini :
1.
Buka notepad ketik atau copy-paste 3 baris script dibawah ini
Windows
Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CLASSES_ROOT/Directory/shell]
@="explore"
2.
Save As dengan filename: fix.reg lalu pada kolom “Save as type” ganti
menjadi “All
files”
3.
klik save, dan simpan dimana aja.
4.
Cari & click 2 kali file tersebut lalu tekan yes untuk memasukkan
informasi perubahan
pada
registry windows yang menyebabkan terjadinya masalah ini.
Saya
sangat meminta maaf sekali pada beberapa orang yang sempat kebingungan
gara-gara
hal ini, emang sih agak ngerepotin tapi menurut saya sebenernya hal diatas bisa
membiasakan
kita untuk membuka file folder dengan mengklik dibagian kiri window
explorer,
sehingga dapat mencegah kita untuk meng’klik file virus secara tak sengaja
yang
iconnya menyerupai file folder yang banyak beredar. (ya, nggak?)

No comments:
Post a Comment